Kementerian Kesehatan siapkan fasilitas kesehatan untuk XI ASEAN Para Games

Abdul Aziz - Tak Berkategori
  • Bagikan

Surakarta, Indonesia – Kementerian Kesehatan mengonfirmasi bahwa fasilitas kesehatan akan siap melayani atlet peserta XI ASEAN Para Games yang akan digelar di Surakarta, Jawa Tengah, Juli mendatang.

"Kami sedang menyiapkan (fasilitas kesehatan untuk) ASEAN Para Games di Surakarta bersama walikota (Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka), dan pertama-tama kami akan memeriksa tempat-tempat tersebut. Koordinasi dengan dinas kesehatan setempat dan NPC (Komite Paralimpiade Nasional) juga akan menjadi bagian dari persiapan "Kartini Rustandi, Direktur Usia Produktif dan Kesehatan Lansia di Kementerian Kesehatan, mengumumkan di sini pada hari Selasa.

Menurut pejabat itu, otoritas akan menjamin kesiapan dalam layanan kesehatan, kesehatan lingkungan, serta kebersihan dan keamanan pangan.

Dia juga mencatat bahwa kesiapan institusi kesehatan di wilayah Surakarta Raya, termasuk rumah sakit dan puskesmas, akan dipantau.

"(Persiapannya juga akan mencakup) fasilitas kesehatan di Semarang, karena satu turnamen akan digelar di sana. Setiap tempat kompetisi juga akan memiliki petugas kesehatan yang ditempatkan," kata Rustandi.

Kementerian akan mempersiapkan rumah sakit untuk memenuhi tuntutan khusus para atlet, termasuk menangani cedera yang mungkin mereka alami, katanya, seraya menambahkan bahwa ahli saraf akan siap siaga sepanjang turnamen.

Dia menegaskan bahwa kementerian secara aktif merencanakan langkah-langkah pencegahan untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan kasus COVID-19 dalam beberapa bulan mendatang.

"Meskipun kami masih memperdebatkan topik ini, NPC telah menyiapkan sistem gelembung. Karena situasi saat ini, kami akan mengubah langkah-langkah kami sesuai dengan undang-undang Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Dalam Negeri. Kami akan menyiapkan semuanya ," kata Rustandi.

Rustandi menyatakan, standar kesehatan akan diberlakukan di kalangan atlet dan penggemar pertandingan, antara lain persyaratan vaksinasi, pendaftaran di aplikasi PeduliLindungi, serta wajib pemeriksaan masker dan suhu tubuh.

Sementara itu, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menyatakan, atlet yang bermain di cabang olahraga yang sama akan ditempatkan di hotel yang sama untuk mempermudah pengelolaan.

"Untuk mengantisipasi peningkatan kasus COVID-19, gelembung akan dibangun untuk setiap cabang olahraga. Atlet tidak akan berjalan-jalan. Mereka akan tinggal di hotel. Mereka juga akan menjalani tes PCR COVID-19 harian," klaim Raka.

Menurut Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, turnamen ini akan menampilkan 1.648 atlet dari 11 negara dan akan berlangsung dari 30 Juli hingga 6 Agustus 2022.

  • Bagikan